Internet

Kenapa Kuota Cepat Habis Padahal Baru Beli? Ini Penjelasannya

Kenapa kuota cepat habis padahal baru beli? Hal tersebut bisa terjadi karena beberapa hal. 

Untuk mengatasi masalah kuota cepat habis, berikut adalah penjelasan mulai dari penyebab kuota cepat habis, deretan aplikasi penyedot kuota, tips menghemat kuota, dan aplikasi penghemat kuota.

Penyebab Kuota Cepat Habis

Image: play.google.com

Hal pertama yang harus Anda ketahui adalah apa yang menjadi penyebab kenapa kuota habis dalam waktu sekejap.

Dengan mengetahui akar permasalahannya, para pengguna smartphone dapat menemukan solusi serta cara mengantisipasinya.

Kuota internet bisa berkurang dengan cepat dikarenakan banyak faktor dan kemungkinan.

Namun, secara umum terdapat beberapa penyebab habisnya kuota meskipun baru saja dibeli.

Berikut ini adalah hal-hal yang menyebabkan kuota cepat habis.

Update Otomatis Semua Aplikasi

Penyebab nomor 1 adalah update/pembaruan otomatis semua aplikasi yang terpasang di gawai. Hal ini sangat sering dikeluhkan oleh banyak orang.

Mereka merasa tidak mendownload atau menginstal aplikasi apapun, namun tiba-tiba penyimpanan di internal penuh dengan sendirinya.

Selain itu, lokasi pengaturan juga tersembunyi sehingga banyak pengguna yang kebingungan.

Pada setelan defaultnya, semua aplikasi yang terpasang di gawai akan mengupdate dirinya secara otomatis ketika menemukan pembaruan dari developer.

Setiap pembaruan, aplikasi akan menerima perbaikan-perbaikan atau penambahan fasilitas tertentu yang belum ada sebelumnya.

Hal ini sering tidak disadari, sehingga menyebabkan kuota internet menjadi cepat habis.

Hal tersebut dikarenakan Anda harus mendownload semua pembaruan yang ada, meskipun tanpa izin dan notifikasi sebelumnya. 

Bermain Game Online Secara Berlebihan

Bermain Game Onlin

Tidakkah Anda menyadari bahwa semua game online selalu menghabiskan kuota dalam waktu yang cukup singkat.

Pada awalnya memang penggunaan kuota cukup wajar, bahkan cenderung sedikit karena masih pada tahap pengenalan.

Seiring dengan naiknya level tentu, kuota yang dibutuhkan juga bertambah semakin besar.

Terlebih jika Anda menyukai tampilan grafis yang tinggi dan efek yang lebih realistis. Tentunya hal tersebut merupakan jalan bebas hambatan untuk menguras kuota.

Durasi pemakaian yang berlebihan pun juga menyebabkan kuota berkurang secara terus-menerus.

Hal ini berlaku untuk semua game online yang membutuhkan jaringan internet atau kuota untuk bisa dimainkan. Jadi, semakin sering Anda bermain game, maka semakin cepat kuota Anda habis.

Tidak Ada Pembatasan Penggunaan Kuota

Penyebab berikutnya, yaitu tidak ada pembatasan dalam penggunaan kuota, padahal hampir semua smartphone sudah dibekali dengan fitur tersebut.

Fasilitas pembatasan kuota pada setiap gawai tentunya bukanlah pajangan belaka untuk menghiasi menu pengaturan.

Fitur pembatasan kuota sendiri diberikan oleh para produsen gawai dengan tujuan agar para penggunanya dapat memanajemen penggunaan kuota dengan baik.

Sistem pun juga mendukung pemutusan koneksi secara otomatis ketika sudah mencapai batas yang ditentukan.

Tidak Mengubah Setelan Default Setiap Aplikasi

Penyebab kuota cepat terkuras selanjutnya, adalah tidak adanya kustomisasi atau pengubahan setelan default bawaan di setiap aplikasi.

Perlu diketahui bahwa semua aplikasi yang terpasang di gawai selalu dibekali akses koneksi internet, baik berjalan secara langsung atau di belakang layar.

Apabila pengaturan bawaan tersebut tidak diubah, maka aplikasi akan terus  terhubung dengan internet.

Koneksi tersebut digunakan untuk mengupdate sistem atau menerima pembaruan secara otomatis pada aplikasi tersebut.

Menonaktifkan Mode Stamina Baterai

Fitur ini mungkin terdengar dan aneh karena tidak memiliki keterkaitan dengan kenapa kuota cepat habis.

Selain itu, mode stamina baterai juga hanya terdapat pada gawai-gawai tertentu saja. Salah satu merk yang memiliki fitur tersebut adalah Sony Xperia.

Perlu diketahui, bahwa pada mode stamina baterai ini mampu memutuskan segala koneksi internet setiap aplikasi yang berjalan di belakang layar.

Tak hanya itu, fasilitas tersebut juga menghentikan semua aktivitas dan jaringan internet saat layar dalam kondisi terkunci.

Video Call/Konferensi Online

Penyebab kuota cepat habis berikutnya, yaitu aktivitas video call atau konferensi online yang terlalu sering.

Sebagaimana diketahui, bahwa kesan saat komunikasi melalui video call memang membuat ketagihan. Terlebih untuk kalangan muda yang sedang dimabuk cinta, ini merupakan hal yang wajib.

Adanya pandemi juga membuat semua kegiatan pertemuan harus dilakukan secara daring, sehingga kebutuhan kuota menjadi lebih besar.

Kedua aktivitas di atas jelas akan menghabiskan banyak sekali paket data internet, apalagi jika dilakukan dalam durasi yang lama.

Terdapat Aplikasi Penyedot Kuota

Penyebab terakhir, adalah adanya aplikasi penyedot kuota yang tidak disadari oleh para pengguna.

Hal ini bisa terjadi karena aplikasi tersebut melakukan segala aktivitasnya di belakang layar, sehingga Anda tidak mengetahui hal tersebut.

Terlebih jika Anda tidak mengubah setelan default atau pembatasan kuota, maka bersiaplah kuota Anda terkuras tanpa mengetahui penyebabnya.

Untuk itu, Anda harus memperhatikan berbagai hal yang terjadi pada smartphone yang dimiliki. 

Dengan demikian, Anda bisa mengetahui berapa jumlah konsumsi kuota yang dimiliki.

Selain itu, penggunaan kuota yang Anda miliki juga dapat dikontrol dengan baik.

Aplikasi yang Menyebabkan Kuota Cepat Habis

Setelah mengetahui kenapa kuota cepat habis padahal baru beli, Anda juga harus tahu aplikasi mana saja yang termasuk kedalam penguras kuota.

Hal ini akan menghindarkan diri dari pemborosan uang akibat pembelian kuota secara terus-menerus dalam jangka waktu yang relatif pendek.

Apabila Anda menggunakan salah satu atau beberapa aplikasi di bawah ini, maka lakukan manajemen dengan baik. 

Kurangi durasi penggunaanya jika tidak diperlukan untuk aktivitas yan benar-benar penting.

YouTube

Image: play.google.com

Siapa yang tidak mengetahui YouTube? Tentu, hampir semua orang di zaman milenial ini sangat akrab dengan situs yang satu ini.

Bahkan, mayoritas pengguna smartphone pun juga mengetahui bahwa YouTube merupakan aplikasi penyedot kuota yang sangat besar.

Dikarenakan konsumsinya yang besar, tak jarang banyak pengguna merasa depresi karena kuota 1 bulan habis dalam beberapa menit karena YouTube.

Walaupun Anda merupakan seseorang yang aktif dalam mencari hiburan di YouTube, maka gunakan seperlunya saja.

Facebook

Tak jauh berbeda dengan YouTube, Facebook pun masuk daftar utama aplikasi penyedot kuota.

Terlebih jika Anda sering menonton video dan foto di beranda atau multi tab aplikasi, maka siapkanlah uang untuk membeli kuota lagi.

Hal ini sering tidak disadari oleh para penggunanya. Mereka terlalu asyik dalam menonton video dan foto story teman sehingga lupa bahwa aktivitas tersebut juga membutuhkan kuota yang cukup besar.

Oleh karena itu, kurangi secara bertahap penggunaan Facebook mulai dari sekarang.

Instagram

Sebagai salah satu yang menjadi teman keseharian generasi Z dan milenial, Instagram juga termasuk dalam aplikasi yang boros kuota.

Apakah Anda sudah menyadari hal tersebut sebelumnya? Walaupun terpaksa tidak bisa lepas dari media sosial ini, cobalah mengurangi durasi penggunaannya.

Instagram menjadi aplikasi yang boros kuota karena hampir semua bagiannya menampilkan foto dan video.

Setiap loading membuka kedua media tersebut tentunya memerlukan kuota yang dibebankan kepada para penggunanya.

Twitter

Aplikasi yang boros kuota selanjutnya adalah Twitter. Fitur autoplay untuk semua video dan live streaming menjadi penyebab utama kenapa aplikasi berlogo burung ini menghabiskan banyak kuota.

Meskipun bisa kustomisasi, pada faktanya banyak orang tidak peduli dengan hal ini.

LINE

Aplikasi yang terkenal dengan permainan LINE Get Richnya ini juga masuk dalam daftar aplikasi yang boros kuota.

Banyak fasilitas di dalamnya membutuhkan konsumsi kuota cukup besar. Bahkan, berbagai stiker lucu di LINE juga memerlukan pengunduhan terlebih dahulu.

Perlu Anda ketahui bahwa permainan Get Rich yang mengangkat nama LINE pun menghabiskan banyak kuota internet.

Semakin tinggi level pemainnya, maka developer akan memberikan pembaruan-pembaruan tertentu yang harus didownload.

Mobile Legends

Image: play.google.com

Mobile legends juga menjadi salah satu aplikasi yang menyebabkan kuota cepat habis. 

Bagi para pemainnya tentu pernah merasakan bagaimana susahnya saat aplikasi mengalami pembaharuan. Para pengguna harus mengunduh file dengan ukuran lebih dari 1GB.

Selain pembaruan tersebut, Anda masih akan menerima update berupa perbaikan-perbaikan kecil pada fasilitas yang sudah tersedia.

Jika diakumulasikan, maka total kuota yang terkuras sangat besar dan kuota bisa habis dalam waktu sekejap saja.

Netflix

Seperti halnya YouTube, Netflix juga memerlukan kuota yang besar untuk akses maksimal.

Hal tersebut dikarenakan platform sharing video ini berusaha untuk memberikan kualitas terbaiknya. Efek yang terjadi, yaitu konsumsi kuotanya juga semakin besar.

Bagi pengguna kartu seluler dengan jumlah kuota terbatas, maka hal ini cukup meresahkan.

Misalnya, orang tua yang melihat hiburan di Netflix kemudian bingung Kenapa kuota Indosat cepat habis, padahal baru dilakukan pengisian ulang.

Hooq

Hooq merupakan Aplikasi selanjutnya yang memakan banyak kuota internet.

Sebagai platform video & TV streaming, tentu Anda sudah bisa membayangkan bagaimana kebutuhan koneksi internetnya.

Terlebih jika Anda menyukai settingan grafis tertinggi, maka konsumsi kuota menjadi semakin besar.

Google Chrome

Aplikasi bawaan dari Google ini memiliki konsumsi kuota yang cukup besar.

Kebutuhan itu akan bertambah ketika Google Chrome memerlukan pembaruan aplikasi.

Para penggunanya juga tidak dapat menghindar karena aplikasi ini terintegrasi dengan berbagai aplikasi lainnya.

UC Browser

Aplikasi browser berlogo tupai ini juga bisa menguras kuota internet Anda. Apabila Anda menggunakan UC

Browser, maka usahakan untuk tidak mengikuti produk dan pembaruan yang disarankan oleh aplikasi. Hal ini akan mengurangi banyak kuota internet yang Anda miliki.

Selain pembaruan produk, UC Browser kerap menggunakan data internet di latar belakang dengan mengirimkan berbagai berita yang kurang jelas.

Jika tidak mematikan opsi layar belakangnya, maka Anda akan mendapati pop up konten-konten yang muncul setiap hari di gawai Anda.

Tips Mengatasi Kuota Cepat Habis

Meskipun banyak aplikasi yang membuat Anda bertanya-tanya kenapa kuota cepat habis padahal baru beli, terdapat beberapa tips agar kuota tetap aman dan hemat. 

Untuk lebih jelasnya, berikut adalah penjelasan mengenai cara mengatasi kuota cepat habis.

Nonaktifkan Pembaruan Otomatis

Tips pertama, adalah menonaktifkan fitur pembaruan otomatis yang terdapat di PlayStore.

Cara ini sangat efektif dalam mengamankan kuota, serta kapasitas penyimpanan Anda. 

Selain itu, dengan menonaktifkan pembaruan otomatis juga akan menjaga kinerja gawai tetap stabil.

Cara menonaktifkan fitur tersebut yaitu, dengan masuk ke aplikasi PlayStore. 

Kemudian, cari menu setelan dan pilih menu pembaruan secara otomatis. Pilih pada bagian jangan melakukan update secara otomatis.

Kurangi Penggunaan Aplikasi Online

Tips selanjutnya, yaitu mengurangi penggunaan aplikasi online, baik berupa game, media sosial, platform hiburan, dan lain sebagainya.

Apabila Anda ingin menggunakan aplikasi tersebut tetap diperbolehkan, namun dalam tahap wajar dan sesuai kapasitas.

Pengurangan secara berkala akan menghindarkan Anda dari pertanyaan mengapa kuota cepat habis padahal hanya menonton video sebentar misalnya.

Ketahui jumlah penggunaan kuota masing-masing aplikasi sebagai bahan acuan manajemen paket data Anda.

Batasi Penggunaan Kuota Harian

Cara ketiga yang bisa Anda lakukan yaitu membatasi penggunaan kuota harian, terlebih untuk ranah hiburan.

Apabila untuk kebutuhan pekerjaan, maka memakai kuota sepenuhnya merupakan hal yang wajar karena Anda mendapatkan income dari proses tersebut.

Aktifkan pembatasan data internet di pengaturan gawai Anda. Cari menu tersebut di bagian pengaturan jaringan.

Atur sesuai dengan keinginan dan kapasitas kuota yang dimiliki agar kuota dapat digunakan secara proporsional.

Nonaktifkan Izin Penggunaan Data Latar Belakang

Tips nomor 4 adalah mengaktifkan semua izin penggunaan latar belakang, khususnya pada aplikasi yang jarang digunakan atau menghabiskan banyak kuota.

Hal ini akan menekan jumlah kuota yang terpakai tanpa sepengetahuan pengguna.

Berikan izin penggunaan data latar belakang pada aplikasi tertentu saja yang dirasa penting seperti WhatsApp.

Untuk bisa menonaktifkan izin tersebut, Anda harus membuka setiap aplikasi satu-persatu dan menyettingnya secara manual.

Caranya, adalah dengan masuk ke menu pengaturan di gawai Anda. Kemudian, masuk ke bagian aplikasi.

Cari aplikasi yang ingin dinonaktifkan, lalu tekan aplikasi tersebut. Geser ke atas untuk menemukan izin penggunaan data latar belakang, kemudian nonaktifkan fitur tersebut.

Batasi Aplikasi yang Menggunakan Banyak Kuota

Tips terakhir adalah dengan membatasi penggunaan aplikasi yang menggunakan banyak kuota.

Cara ini bisa Anda terapkan jika tidak bisa lepas dari aplikasi tersebut, seperti Instagram, Netflix, YouTube, dan beberapa aplikasi lainnya.

Apabila Anda bisa meninggalkannya dalam artian menghapus aplikasi tersebut, maka kuota yang dimiliki tentu akan lebih awet.

Dengan cara ini juga, Anda akan terhindar dari ketergantungan untuk membuka aplikasi tersebut.

Sekarang, Anda sudah tahu kan kenapa kuota cepat habis padahal baru beli?

Dengan demikian, diharapkan Anda dapat mengontrol jumlah konsumsi kuota setiap saat, sehingga kuota yang dimiliki tidak akan cepat habis.

Leave a reply

Your email address will not be published.

0 %
error: Alert: Content is protected !!