Pulsa

Banyak yang Belum Paham, Yuk Mengenal Apa itu Pulsa

Pulsa adalah salah satu istilah yang sering dipakai di era digital saat ini.

Namun, banyak yang belum tahu tentang apa itu pulsa, sejarah, kategori, hingga fungsinya.

Padahal, pulsa merupakan elemen penting yang dibutuhkan hingga banyak orang yang mencoba peruntungan untuk usaha konter pulsa. 

Definisi Pulsa Menurut KBBI

Menurut KBBI, pulsa merupakan denyut nadi yang terjadi karena detak jantung atau bisa diartikan juga tegangan atau arus yang berlangsung beberapa lama berbentuk segi empat atau gelombang sinus. 

Selain itu, ada juga arti sebagai satuan di perhitungan biaya telepon serta mus rangkaian denyutan berulang secara teratur yang terasa di musik. 

Mengacu pada KBBI ini, ada 4 makna yang berbeda. Ini tergantung dari penempatan kata serta penggunaannya.

Yang pertama adalah denyut jantung. Hal ini jauh dari arti yang dimaksud.

Lalu, untuk yang kedua adalah arus atau tegangan. Ini sangat melenceng dari konteks bahasan saat ini. 

Yang ketiga, pulsa merupakan satuan perhitungan biaya telepon. Sedangkan, yang keempat adalah denyutan berulang yang terasa di musik.

Dari 4 makna ini, makna ketiga paling mendekati arti yang sebenarnya.  

Definisi Pulsa Menurut Masyarakat

Pada pertama kali kemunculannya, para provider di Indonesia menggunakan istilah Voucher isi ulang untuk menggambarkan pulsa.

Dikarenakan, tujuannya memang untuk mengisi ulang kembali kredit pada akun nomor prabayar yang digunakan.

Alih-alih mensosialisasikan istilah tersebut menjadi kata baku, para provider justru beralih menggunakan istilah pulsa yang di sama artikan dengan Voucher Isi Ulang. Alasannya karena pertimbangan lebih familiar dan simple di masyarakat sekitar. 

Jadi, kesimpulannya, pulsa merupakan satuan perhitungan biaya telepon yang bisa Anda bayar di depan atau prabayar untuk bisa menggunakan layanan dari suatu provider.

Provider tersebut akan segera memotong kredit Anda sesuai dengan biaya pemakaian layanan. 

Sejarah Perkembangan Pulsa

smartphone

Dahulu, wartel atau warung telepon menjadi salah satu tempat pelayanan jasa telekomunikasi publik yang sering ditemukan di pinggir jalan.

Biaya untuk pemakaian jasa wartel ini sesuai dengan tarif yang berlaku.

Namun, sekarang keberadaan wartel mulai hilang, karena teknologi telepon genggam.

Sistem pakai dulu bayar belakangan atau postpaid telah diterapkan pada awal berdirinya Telkomsel pada tahun 1995.

Setahun kemudian, munculah produk yang bernama proXL. Selanjutnya, pada tahun 1997, kartu prabayar diluncurkan oleh Telkomsel sebagai terobosan.

Isi ulang juga dilakukan dengan pembelian voucher gosok. Beberapa distributor akhirnya ditunjuk untuk mendistribusikan produk jenis ini. Hal ini adalah sebuah titik awal mula bermunculnya outlet-outlet pulsa. 

Pada perkembangannya, setiap distributor mengangkat sub-sub mereka untuk mendistribusikan produk seluler.

Tapi, seiring berjalannya waktu, jumlah pengguna telepon seluler semakin banyak dan kondisi sub-sub distributor ini kurang diuntungkan karena porsi terbatas.

Oleh sebab itu, mereka akhirnya menjual produk dari berbagai operator yang sekarang dikenal dengan kios atau konter pulsa. 

Kios-kios pulsa ini kebanyakan membuka usaha di pinggir jalan, sehingga memudahkan pembeli.

Jadi, pulsa adalah barang yang dapat menjadi lahan bisnis bagi orang banyak.

Kategori Pulsa

Pulsa dikategorikan berdasarkan beberapa jenis seperti cara pembayaran, fungsi, hingga bentuk fisik.

Hal ini untuk lebih memudahkan pembeli agar dapat membeli sesuai kebutuhannya. 

Berdasarkan Cara Pembayarannya

Ada 2 berdasarkan cara pembayarannya, yakni pulsa prabayar dan pulsa pascabayar.

Pulsa prabayar adalah pemakaian pulsa yang dapat Anda lakukan setelah proses pembayaran selesai. 

Dengan kata lain, Anda perlu membeli pulsa terlebih dahulu baru dapat menggunakannya secara leluasa tergantung fungsi yang ada. 

Sedangkan untuk pulsa pascabayar, pengguna dapat menikmati semua layanan operator seluler dalam periode waktu tertentu. Lalu, pembayaran dilakukan di akhir periode berdasarkan pemakaian. 

Kedua jenis sistem pembayaran ini ada di Indonesia untuk memberikan kenyamanan kepada seluruh pelanggan.

Penggolongan ini juga menunjukkan bagaimana sistem pengisian pulsa.

Apakah di awal sebelum menggunakan produk, atau di akhir setelah menggunakan produk.

Berdasarkan Fungsi

Kemudian, berdasarkan fungsi, jenis pulsa dibagi menjadi 4 yaitu pulsa SMS, pulsa telepon, pulsa berupa paket data internet, dan pulsa listrik. 

Pulsa SMS digunakan untuk mengirim SMS atau pesan singkat. Ada beberapa provider yang menjual pulsa jenis ini secara khusus sehingga terpisah dari layanan pulsa utama. 

Sedangkan pulsa telepon untuk menghubungkan para pengguna operator melalui sambungan telepon maupun hubungan jarak jauh via suara. 

Kemudian, untuk pulsa berupa paket data internet ini sangat berkembang pesat. Sistem pembelian untuk jenis pulsa ini berupa harian, mingguan, dan bulanan. 

Tapi, banyak orang yang membeli paket bulanan karena dinilai lebih ekonomis.

Bentuknya ada yang berupa voucher atau registrasi langsung ke provider tanpa voucher.

Selanjutnya, ada pulsa listrik. Jenis pulsa ini masih baru di Indonesia. 

Berdasarkan Bentuk Fisik

Untuk kategori pulsa selanjutnya adalah berdasarkan bentuk fisik. Jenis ini ada 2 yaitu pulsa elektrik serta voucher fisik.

Pulsa elektrik adalah proses pengisian ulang yang dimana bentuk fisiknya tidak terlihat. Pengisiannya dilakukan melalui SIM card khusus yang dikeluarkan oleh provider. 

Masing-masing provider mempunyai kode yang berbeda-beda untuk melakukan pengisian ulang pulsa.

Lalu, untuk voucher fisik adalah pengisian ulang yang membutuhkan sebuah voucher fisik dan voucher ini dapat dilihat. 

Bentuk voucher fisik seperti kartu perdana dan berisi kode tertentu. Cara mendapatkan kode yaitu dengan digesek. Lalu, kode dimasukkan ke nomor HP. Nominal pulsanya akan tergantung pada voucher yang Anda beli. 

Fungsi Pulsa

mengenal arti pulsa

Fungsi pulsa adalah sebagai modal berkomunikasi untuk mengirim SMS, menelepon, hingga internet.

Tanpa pulsa, Anda tidak akan bisa berkomunikasi melalui HP. Selain itu ada 3 fungsi lainnya seperti untuk membeli paket internet, sebagai alat pembayaran tertentu, serta pembelian aplikasi. 

Untuk fungsi pembelian paket internet, Anda dapat melakukannya secara voucher fisik, elektrik, hingga dengan menggunakan sistem pemotongan pulsa. 

Jadi, provider akan memotong pulsa Anda sesuai dengan paket yang akan dibeli. Di sini, Anda harus menyesuaikan ketersedian pulsa sebelum memilih paket. 

Sedangkan untuk fungsi sebagai alat pembayaran, pulsa dapat digunakan untuk membeli produk digital seperti video, Ebook, tiket online, musik mp3, hingga membeli subscribers Youtube.

Jadi, pulsa digunakan sebagai pilihan alternatif jika Anda tidak memiliki kartu kredit sebagai digital payment. 

Selanjutnya, pulsa memiliki fungsi untuk melakukan pembelian aplikasi, khususnya versi pro atau VIP.

Anda dapat melakukan pembayaran aplikasi seperti ini menggunakan pulsa dengan sistem pemotongan sesuai dengan harganya sehingga lebih murah. 

Keuntungan Usaha Konter Pulsa

Setiap orang selalu membutuhkan pulsa sehingga keberadaan benda ini menjadi sangat penting.

Oleh karena itu, keberadaan konter pulsa menjamur di berbagai wilayah.

Keuntungan bagi orang yang memiliki usaha konter pulsa merupakan modal usaha yang ringan.

Ini karena Anda hanya membutuhkan nilai deposit sebesar Rp 50.000 sebagai saldo awal dan handphone untuk mengirim pesan. Keuntungan lainnya adalah usaha konter pulsa tidak membutuhkan tempat yang khusus. 

Hanya dengan tempat jualan yang sederhana, pengusaha pulsa dapat langsung melakukan penjualan.

Apalagi jika Anda hanya berjualan pulsa elektrik, tidak perlu memikirkan tempat karena dapat dilakukan secara online. Keuntungan selanjutnya adalah minim akan resiko. 

Jumlah saldo yang didepositokan tidak akan kadaluarsa. Bisnis pulsa ini juga tidak dibatasi dengan tren yang akan selalu berubah tiap saat.

Tapi, jika Anda berjualan kartu perdana, ada masa expired dan tentu bisa dengan mudah diatur manajemen stoknya. 

Keuntungan berikutnya yaitu pulsa memiliki pangsa pasar yang luas dan sangat dibutuhkan karena masyarakat tidak dapat lepas dari HP.

Jika pulsa habis, mereka pasti akan selalu melakukan pengisian ulang. Selain itu, pulsa dapat dipasarkan dengan cara mudah dengan sosial media atau website. 

Kerugian Usaha Konter Pulsa

Untuk kerugian usaha konter pulsa adalah adanya kemungkinan gangguan operator sehingga tidak dapat mengisi pulsa ke nomor pembeli. Jika mengalaminya,

Anda harus dapat menjelaskan ke pembeli bila penjualan pulsa sementara ditahan hingga normal kembali. 

Kerugian yang lain adalah bila server dari supplier sedang down, pengisian pulsa akan lambat.

Anda harus meminta pembeli untuk menunggu di rumah hingga pulsa masuk. Selanjutnya, ada banyak pembeli yang ingin hutang pulsa. 

Jadi, Anda harus dapat memilih calon pembeli yang baik, rajin bayar, dan dapat dipercaya.

Jika terlanjur bertemu yang tidak demikian, Anda dapat menolak dengan halus dan memberi alasan yang baik dan sopan.

Kerugian berikutnya adalah jika Anda tidak menjual pulsa elektrik, perlu cari kios murah dan membayar sewa kios tersebut.

Anda juga dapat bekerjasama dengan pemilik rumah yang berada di pinggir jalan dengan bagi hasil agar sama-sama untung. 

Kerugian selanjutnya adalah keuntungannya kecil. Dalam sekali melakukan penjualan pulsa, Anda hanya akan mendapatkan keuntungan yang sedikit. 

Jika tidak mempunyai pelanggan dalam jumlah banyak, bisnis ini menjadi kurang menarik untuk dijadikan bisnis utama.

Jika ingin bertahan, Anda perlu berjualan voucher hingga aksesoris HP.   

Kesimpulannya, pulsa merupakan kebutuhan yang sangat penting dan tidak dapat dipisahkan dengan manusia.

Oleh karena itu, banyak orang yang ingin berjualan pulsa dengan perhitungan nilai plus dan minus yang didapat.

Leave a reply

Your email address will not be published.

0 %
error: Alert: Content is protected !!